Senin, 09 Juni 2014

BAGAIMANAKAH CARA BERIMAN YANG BAIK DAN BENAR ?


BERIMAN YANG BAIK DAN BENAR

Banyak orang Islam dirinya mengaku telah beriman, bahkan agar bisa dipandang menjadi orang beriman, dia berpenampilan berbeda, misalnya berpakaian baju gamis, pakai sorban, memelihara jenggot, tasbihnya melingkar di leher sebagai kalung, terus ditangannya membawa tasbih kecil, yang terus diputarnya, yang mungkin di dalam hatinya sedang berdzikir.

Aku juga sejutu atas penampilan itu, asalkan niatnya beribadah kepada Allah dengan mengikuti tuntunan Rasulullah saw. Akan tetapi apabila di hati kecilnya ada niat sedikit saja ingin mendapatkan penghormatan, pujian, kepercayaan daripada masyarakat, waooowww alangkah ruginya dia, karena amal ibadahnya lenyap saat itu juga.

Allah berfirman, “ Janganlah kalian mengaku beriman segampang itu, akan aku uji terlebih dahulu dengan berbagai macam kehidupan, sudah sebanyak apa rasa syukurnya kepadaKu atas apa yang telah dinikmatinya, dan sudah seluas apakah kesabaran yang dia jalani atas cobaan dengan kepahitan hidup. Barulah aku bisa menilai apakah dia sudah benar-benar beriman atau belum “

Marilah kita perhatikan baik-baik dialog antara Rasulullah saw dengan para sahabatnya :

Rasulullah  :  Bagaimanakah keadaan kalian di waktu pagi  ( Subuh ) .?

Sahabat     :  Alhamdulillah kami semua dalam keadaan beriman kepada Allah

Rasulullah  :  Apakah tanda-tandanya bahwa kalian sudah beriman kepada Allah ?

Sahabat     : 

1, Di saat kami terkena musibah tentang kehidupan, kami selalu bersabar

                   
 2. Di saat kami dalam keadaan lapang, kami tidak lupa selalu bersyukur kepada Allah

                     
 3. Kami selalu menerima dengan senang hati setiap apapun  yang datang kepada kami karena apa yang datang kepada kami itu adalah dari Allah, dan kami yakin tidak mungkin Allah memberikan sesuatu yang tidak baik buat hambaNya. Walaupun sebenarnya apa yang datang saat itu sangat tidak sesuai dengan situasi dan kondisinya. Misalnya saat itu kami keadaannya amat susah, menderita. Tapi selalu saja yang datang itu bukannya bisa menghibur atau sedikitnya mengurangi beban fikiran kami, bahkan semakin menambah berat buat. Kami karena kami yakin Allah itu Maha Adil, maka kami yakin Dia tidak akan menzalimi hambaNya.


Rasulullah   :  Alhamdulillah aku merasa senang. Berarti kalian semua termasuk orang mukmin yang sebenarnya. Demi Allah yang memelihara Ka’bah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar