Senin, 17 Agustus 2015

HADIAH BAGI PARA PENGUMPAT, PENCELA DAN PENIMBUN HARTA ( QS 104 : 4 - 9 )



NERAKA HUTHAMAH BAGI PARA PENGUMPAT, PENCELA 
DAN PENIMBUN HARTA   ( QS 104 : 4  -  9  )

Allah swt berfirman di dalam QS Al Humazah ayat 2 - 3 yang berbunyi

Yahsabu maa lahuuu akhladahu – kallaa layun bandanna fil huthamah – wamaa ad raa ka mal huthamah – naarulaahil muu qudah – al latii that thali’u ‘alal afidah – in nahaa ‘alaihim mu’shadah – fii ‘amadin mumad dadah .  ( QS 104 : 4  -  9  )

Sekali – kali tidak  !!!!! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam ( neraka ) Huthamah – Dan tahukah kamu apakah ( neraka ) Huthamah itu ? --  ( Yaitu ) api ( azab ) Allah yang dinyalakan --  yang ( membakar ) sampai ke hati – Sungguh , api itu ditutup rapat atas ( diri ) mereka --  (  sedang mereka itu  ) diikat pada tiang-tiang yang panjang .
( QS 104 : 4  -  9  )

Melalui ke enam ayat terakhir dari surat Humazah Allah memberitahukan ancamannya yaitu Dia telah menyiapkan sebuah tempat yang namanya Neraka Huthamah kepada manusia yang kerjaannya selama berada di dunia itu sebagai tukang mengumpat, tukan mencela, dan tukang menimbun harta kekayaan , sebagaimana yang sudah dijelaskan beberapa waktu yang lalu .

Lalu neraka Huthamah itu seperti apakah gerangan ? Menurut penjelasan Allah ( bukan penjelasan manusia semacam kita atau Rasulullah saw ), akan tetapi Allah sendiri yang menjelaskannya bahwa neraka Huthamah itu adalah

Api itu menyala-nyala. Bila manusia dimasukkan ke dalamnya, maka baru saja kaki menginjakkan kakinya di tempat tersebut, lalu api tersebut menyala, berkobar, menjilat sampai ke ulu hati manusia. 

Itu baru telapak kaki saja, bayangkan bila seluruh anggota tubh kita di masukkan semua ke dalamnya, apa yang terjadi .

Hati adalah yang merasakan paling sakit dari seluruh anggota tubuh lainnya. Jadi saat kita di masukkan ke dalamnya, maka langsung terbakar sampai ke hati. Dan itu merupakan siksaan yang paling tinggi, sebagai puncak siksaan Allah .

Neraka Huthamah itu apinya berlapis-lapis mengelilingi manusia yang dimasukkan ke dalamnya. Manusia berusaha ingin keluar dari tempat tersebut, namun sayang mereka dikembalikan lagi ke dalamnya dan itu kekal selama-lamanya. 

Sebagaimana firman Allah di dalam QS Al Hajj ayat 22 yang berbunyi :

Setiap kali mereka hendak keluar darinya ( neraka Huthamah ) karena tersiksa, mereka dikembalikan ( lagi ) ke dalamnya . ( QS 22 : 22 )

Dan perlu diketahui bahwa pintu-pintu neraka ini ditutup rapat, sedangkan para penghuni neraka tersebut diikat di pada tiang-tiang besi. Dan pintu-pintu tersebut tidak pernah dibuka selamanya. 

Sungguh ini merupakan siksaan yang membuat manusia di dalamnya menjadi putus asa, karena penuh dengan penderitaan . Naudzubillahi min dzaalik

Neraka Huthamah ini adalah untuk menyiksa orang-orang yang durhaka kepadaNya dan berdosa. Durhaka itu maksudnya kepada siapapun yang tidak percaya terhadap ayat-ayatNya. Berdosa maksudnya melakukan kezaliman baik terhadap Allah maupun terhadap sesama makhluknNya . 

Perbuatan merema itu sungguh benar-benar terkutuk, dicela dan dibenci Allah. Sedangkan hampir semua manusia itu tidak sadar bahwa apa yang didapatnya, baik gelar keilmuaan, sarjana, kekuasaan, jabatan, keluarga, harta kekayaan itu semua adalah pemberian Allah, dan juga atas bantuanNya. Karena tanpa bantuanNya, manusia itu tidak bisa berbuat apa-apa.

Coba saja renungkan hingga saat ini apa yang telah didapat oleh kita semua, dari mana itu, walaupun kerja, juga siapa yang mengatur anda bisa diterima kerja di tempat tersebut, dan siapa yang mengatur besar dan kecilnya rezeki yang didapat. Saat kita lahir itu apa yang dibawa ? Kita sungguh tidak mebawa apa-apa, selembar kainpun tidak.

Semoga saja setelah kita membaca ,menyimak, menghayati ayat demi ayat dari surat Humazah ini, hati kita yang selama ini tertutup, akan menjadi terbuka dan hidayah Allah masuk ke dalamnya sehingga kita hidup ini bisa sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah. Terhindar dari kemarahan dan kemurkaan Allah, bahkan Allah menggantikan semua itu dengan ridhaNya.

Aaaaamiin Yaa Rabal’aalamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar