Sabtu, 15 Juli 2017

ALLAH SWT PELINDUNG SEGALA SESUATU

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.



Wahai saudaraku perlu diketahui bahwa setiap manusia itu tidak akan terlapas daripada ujian dan cobaan Allah , 

apakah dia orang beriman atai tidak beriman, apakah dia penantang Allah atau yang taat kepada Allah, apakah dia lelaki ataupun wanita, besar kecil, dewasa atau anak dst .  

Bagi mereka yang tidak beriman bila terjadi sesuatu yang buruk menimpanya, lalu mereka meminta kepada selain Allah , maka jelas Allah akan menolaknya . 

Karena segala sesuatu itu datangnya dari Allah , maka hanya Allah lah yang berhak melenyapkannya. 

Wahai saudaraku janganlah sekali-kali menangangkat  atau menginginkan sesuatu hajat kepada selain Allah , karena sebenarnya yang menyampaikan hajat tersebut adalah Allah swt .  

Bagi orang2 yang beriman bila mendapatkan cobaan dari Allah maka dia akan bermohonnya kepada Allah swt. 

Karena dia yakin sesuatu itu datangnya dari Allah . Maka hanya Allah lah yang dapat menghilangkannya .  

Allah swt berfirman yaitu , “ Walaa tad’u min duunilaahi maa laa yanfa’uka wa laa yadhur ruka , fa in fa’alta fa innaka idzan minadz dzaalimiin “  

Yang artinya  , “  Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim".  
QS Yunus  106 .  

Dan pada ayat berikutnya Allah berfirman yang artinya , 
“  Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. 

Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.  “  QS Yunus 107   

Wahai saudaraku marilah kita simak Hadits Qudtsi baerikut ini : 
Dari Riwayat Muhammad  bin Husin bin Handan berdialog dengan Yazaid bin Harun tentang keadaan musibah. Kemudian Muhamad bin Husin membacakan sebuah kitab yang di dalamnya bertuliskan firman Allah berikut ini :  

“ Sesungguhnya Allah ‘Aza wajalla berfirman :  Demi kemuliaanKU , kebesaranKU , kemurahanKU dan ketinggian kedudukanKU di atas ArsyKU  ;  

Sungguh AKU putuskan harapan orang yang mengharap kepada selain AKU dengan kekecewaan , dan aku kenakan pakaian kepadanya dari pakaian kebiasaan di kalangan manusia. 

Dan AKU jauhkan dia dari dekatKU , serta AKU putuskan hubungan denganKU .  

Mengapa dia mengharap selain kepadaKU di dalam kesulitan ,padahal kesulitan itu ada dalam genggamanKU , dan hanya AKU lah yang dapat menyingkirkannya . 

Dan dia mengharap kepada selain AKU, dan dia mengetuk selain pintuKU padahal pintu-pintu itu tertutup , hanya pintu AKU lah yang terbuka bagi siapa saja yang mau berdo’a kepadaKU . 

Siapakah yang pernah mengharap kepadaKU untuk melepaskan kesulitannya, lalu AKU kecewakan ? 
Dan siapakah yang pernah mengharap kepadaKU dengan membawa dosa yang besar , kemudian AKU putuskan harapannya  ?  

Atau siapakah yang pernah mengetuk pintuKU lalu tidak AKU bukakan ?  

Sesungguhnya AKU telah mengadakan hubungan langsung antara AKU dengan cita-cita dan harapan semua makhluk-KU , lalu mengapa kamu bersandar kepada selain AKU ?  

Dan AKU telah menyediakan semua harapan hambaKU , akan tetapi dia tidak rela dengan perlindunganKU . 

Dan AKU telah memenuhi langitKU dengan para malaikat yang tak bosan-bosannya bertasbih kepadaKU . 

Kemudian AKU perintahkan kepada malaikat agar tidak menutup pintu yang melindungi antara AKU dan hamba-hamba-KU . 

Tidakkah mereka mengerti bahwa siapa saja yang ditimpa bencana yang AKU turunkan , tidak ada seorangpun yang dapat menyingkirkan , kecuali AKU ?  

Lalu mengapakah AKU melihat dia dengan semua angan-angan dan harapannya selalu berpaling dari padaKU ? Mengapa dia tertipu oleh selain AKU ?   

Wahai saudaraku ketahuilah hanya Allah lah yang amemberikan segala nikmat dan bencana kepada setiap manusia, baik anugerah berpa, kerajaan, kedukaan, kemuliaan, kekuasaan, rezeki, kesehatan, keselamatan, perlindungan ataupun segala musibah, kesengsaraan, kehinaan, penderitaan, kemiskinan dsb . 

Marilah kita simak firman Allah di QS Ali Imran 26  yang artinya  :  
“  Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan 

Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan 

Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”  QS 3 : 26   

Semoga saja kita semua terbuka mata hatinya setelah membaca uraian di atas sehingga kita menyadari siapa diri kita dan langkah apa yang harus kita kerjakan sehingga kita semua senantiasa berada di jalanNya, jalan keridoanNya, Aaaaaamiin ….  

Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….  
Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  
Wassalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar