Minggu, 16 Juli 2017

JANGAN BERBURUK SANGKA KEPADA ALLAH

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.




Wahai saudaraku dalam menjalanikehidupan ini memang tidak selamanya mulus. Tetap saja ada kerikil-kerikil tajam yang terkadang menyakitkan bagi diri. Ada yang tahan terhadap situasi ini. 
Namun ada juga yang tidak tahan dengan keadaan tersebut. 

Dan bagi yang tidak tahan terkadang tanpa disadari yang sebenarnya tidak boleh diucapkan tetap saja meluncur dari mulut. Kanapa hidupku sepertiini ? 

Sekarang apa aku ini sudah kerja keras, banting tulang, kepala buat kaki, kaki buat kepala , tetap saja hasilnya seperti ini, berbagai macam doa sudah dipanjatkan, namun tetep saja belum terkabulkan, jangan2 Allah tidakmendengar do’aku. Jangan2 Allah telah menjauhi aku. Jangan2 Allah sudah tidak peduli lagi kepadaku dsb .  

Itulah semua sebagai tuduhan kepadaAllah, sudah berburuk sangka kepada Allah swt. Mudah2an kita semua belum seperti itu, dan semoga saja tidak seperti itu.   

Wahai saudaraku sepahit apapun hidup Allah tetap sayang pada kita semua.  Sesusah apapun hidup, Allah tetap memperhatikan  apa yang kita perbuat , apa yang kita ucapkan.  

Tidak selamanya kita akan menderita, kita akan sengsara, kita akan miskin, kita akan susah, tidak, sekali lagi tidak.  Pasti suatu saat akan terjadi perubahan yang sebaliknya. 

Yang sakit jadi sehat. Yang kurang jadi berlebih . Yang resah gelisah jadi tenang dan damai. Yang belum dapat jodoh dipertemukan jodohnya dsb.  

Semua itu terjadi bika kita tetap ikhlas dengan keadaan itu, kita tetap tawakal dengan keadaan itu dan kita tetap berdoa dalam keadaan itu. Kita tetap berusaha dan bekerja keras. Insya Allah perubahan itu akan terwujud, akan nyata, akan terjadi. 

Untuk itu bersabarlan menunggu ketetapan Allah, menunggu apa yang akan diberikan oleh Allah,menunggu pilihan Allah. 

Oleh karenanya janganlah beburuk sangka pada Allah, tapi kita bharus berbaik sangka kepada Allah. Subhanallah .  

Wahai saudaraku jika anda  tidak berbaik sangka kepada Allah karena sifatNya yang baik itu, maka  berbaik sangkalah anda kepada Allah karena nikmat-nikmat yang telah Allah limpahkan kepada anda. 
Misalnya masih untung kita diberi mata bisa memandang karena ada saudara kita punya mata tapi tidak bisa melihat . 

Masih untung kita dikasih mulut bisa bicara, Ada saudara kita mulutnya ada namun tidak bisa bicara , bisu alias tuna wicara. 

Masih untuk kita diberi dua telinga bisa mendengar, ada saudara kita punya telinga namun tidak bisa mendengar. 

Masih untung kita dikasih kaki sehingga bisa berjalan , karena ada saudara kita punya kaki namun gak bisa jalan alias lumpuh . 

Masih untung kita walaupun menderita seperti ini masih bisa makan dan minum  ,sehat lagi . Banyak saudara kita yang saat ini tergeletak di rumah sakit rawat inap. Mereka lebih susah dari kita, sudah badannya sakit, uang harus keluar untuk berobat dsb.  

Wahai saudaraku marilah sejak saat ini hilangkan keluhan, jengkel, kemarahan, penasaran atas hal yang menimpadiri kita saat ini, dan mulailah tetap berbaik sangka kepada Allah swt . 

Apapun yang menimpa kita semua itu adalah dari Allah. Sesungguhnya sangat berkasih saying kepada para hambaNya, . 

Sesungguhnya Allah tidak pernah menzalimi hambaNya sedikitpun , namun sayang sekali kebanyakan para hambaNya yang banyak menyaikiti diri, banyak mempersulit diri, banyak menzalimi diri . 

Marilah kita perhatikan firman Allah yaaitu , “ Am man yujiibul mudhtharra idzaa da’aahu wa yaksyifus suu a wa yaj ‘alukum khulafaaaa al ardhi “  

Yang artinya  , “  Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi?  “  QS An Nahl  62  

Dan Allah swt berfirman yaitu , “ Yaa ayyuhal ladziina aamanuj tanibuu katsiiran minadz dzan ni , inna ba’dhadz dzanni its mun “  

Yang artinya  “ Wahai orang yang beriman, tinggalkan sebagian besar sangkaan ( buruk ) karena sebagian dari sangkaan ( buruk ) itu adalah dosa. “  QS Al Hujurat  12 .  

Rasulullah saw bersabda, “ Hai anak Adam gunakanlah waktu untuk beribadah kepadaKU , niscaya AKU penuhi padamu kekayaan ( rasa ) dan menutupi kemiskinan. 

Dan bila engkau tidak melakukannya ( berbuat ) ibadah, maka AKU penuhi dadamu dengan kerepotan dan tidak AKU tutupi kemiskinanmu “  HR Turmudzy & Imam Baihaqi .  

Semoga saja kita semua senantiasa berbaik sangka kepada Allah dan selalu bersyukur kepadaNya serta Allah senantiasa memberikan perlindungan dan keselamatan kepada kita semua. Aaaaamiin  …  

Subhanakalloohumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik …….  
Walloohu a’lam bish showab…..
Barakalloohu  fiikum ……  
Wassalaamu’alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar