Sabtu, 19 Mei 2018

KEDENGKIAN TANPA DIBARENGI DENGAN KEZALIMAN


Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku kelompok ini sama posisinya dengan kelompok kezaliman yang dibarengi dengan kezaliman . 

Bedanya kelompok ini tidak mewujudkan kedengkiannya dengan perbuatan zalim. 

Meskipun ini tidak sampai berbuat dzolim tapi sikap ini tidak menjamin akan hilang jika tidak diupayakan untuk dihilangkan dari hati.

Selama rasa ini bersemayam dalam hati, selama itu pula dirinya akan terus tersiksa dalam rasa benci dan dengki.

Bisa jadi potensi untuk naik kelas berupa rasa dengki yang diikuti perbuatan zalim mulai terbuka.

Allah swt berfirman di dalam QS An Nisaa [ 4 ] : 32 yaitu

وَلَاتَتَمَنَّوْامَافَضَّلَاللَّهُبِهِبَعْضَكُمْعَلَىٰبَعْضٍۚلِّلرِّجَالِنَصِيبٌمِّمَّااكْتَسَبُواۖوَلِلنِّسَاءِنَصِيبٌمِّمَّااكْتَسَبْنَۚوَاسْأَلُوااللَّهَمِنفَضْلِهِۗإِنَّاللَّهَكَانَبِكُلِّشَيْءٍعَلِيمًا


Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah 
kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. 
(Karena) bagi orang laki-laki ada bagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan, 
dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. 
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

 QS. An-Nisa [4]:32

Ayat diatas menjelaskan bagaimana sebaiknya kita bersikap bijaksana atas karunia dan nikmat yang Allah swt berikan kepada saudara muslim satu atas muslim lainnya.


Bisa jadi saudara muslim satunya diberi kelebihan harta karena memang dibelakang yang kita tidak tahu dia memiliki beban dan tanggung jawab yang lebih besar .

Misalnya memiliki tanggungan anak-anaknya untuk sekolah, menyantuni fakir miskin , anak - anak yatim , kaum yang lemah dan seterusnya .

Maka wajar jika Allah swt melebihkan hartanya dari yang lainnya . Pasti Allah lebih tahu atas apapun berkaitan dengan hambaNya.

Semoga uraian ini  bermanfaat untuk kita semua. Insya Allah . Aaaaamiin.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar