Kamis, 06 Desember 2018

ANTARA JASAD TUBUH DAN KITA .

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh .
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku , yang namanya kita ini terdiri dari lahir dan batin. Lahir adalah seluruh anggota tubuh kita dari ujung kepada yakni rambut sampai telapak kaki .
Sedangkan batin adanya di dalam tubuh kita. 

Manusia bika llahirnya ada tapi batinnya tidak ada, maka ia sudah mati. Sebaliknya batinnya ada tapi tak ada jasadnya maka termasuk bangsa Jin .

Batin itu sesungguhnya adalah ruh kita .

Makanan lahir dan makanan batin itu jelas sangat berbeda sekali. Makanan lahir seperti makan, minum, tidur dst . Sedangkan makanan batin hanyalah agama.

Semua yang diciptakan oleh Allah swt sudah pasti akan dimintai pertanggung jawaban oleh-Nya , tidak terkecuali seluruh anggota tubuh kita.

Disinilah masih banyak manusia yang belum faham. Tahunya manusia ya sama seperti yang lain, itu saja.

Tapi tidak diteruskan mengapa Allah menciptakan itu semua kepada setiap diri, bahkan ada yang cacat atas kehendakNya .

Mengapa Allah menciptakan indra ?  Tujuannya adalah agar manusia mau mengetahui keadaan sekeliling dan anggota tubuh untuk bergerak . Ini semua kenikmatan yang harus disyukuri.

Caranya adalah Dengan memanfaatkan seluruh anggota tubuh kita untuk beribadah kepada ALLAH saja .

Mengapa hanya untuk Allah saja ? Karena kelak kita harus mempertanggung jawabkan semua itu di hadapan Allah swt.

Allah swt berfirman  yaitu   ,

" Ayah sabul insaanu an yut roka sudan "

Yang artinya  adalah  ,

“Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung-jawaban)?”

[QS. Qiyamah: 36].

Mengingat bahwa apapun yang terucap dari lisan kita dan apapun perbuatan yang kita kerjakan akan dicatat oleh para Malaikat dan kelak dimintai pertanggung-jawab oleh ALLAH Ta’ala.

Jadi jagalah lisan dan perbuatan kita agar mudah mempertanggung-jawabkannya di hadapan ALLAH swt kelak.

Hendaknya kita berhati-hati dalam berucap dan berbuat karena semua pasti akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat,

Allah swt berfirman 

" Wa laa taqfu maa laisa laka bihii 'ilmun , innas sam'a wal bashoro wal fu aa da kullu ulaa ika kaa na 'anhu mas uulan "

Yang artinya adalah  :

“Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya” .
 
[QS. al-Isra’: 36].

Ibnu Daqiq al-'Ied ra berkata:

"Tidaklah aku mengucapkan satu perkataanpun dan tidaklah aku melakukan suatu perbuatanpun kecuali aku siapkan jawabannya dihadapan ALLAH"

Silahkan berbuat sesukanya... Silahkan berkata sepuasnya... Silahkan berkomentar seenaknya... Yang penting siapkan jawaban atas segalanya...

Yaa ALLAH..!!!
Lindungi kami dan berilah kami petunjuk untuk mengisi hari-hari kami dengan hal yang bermanfaat dan menjauhi hal yang tidak bermanfaat.
Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar