Selasa, 04 Desember 2018

PERISAI HIDUP

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Wahai saudaraku marilah kita tingkatkan kesabaran kita dan berserah dirilah hanya kepada Allah secara total, karena hanya Allahlah yang bisa menyelesaikan segala persoalan hidup kita .

Jadikanlah sabar dan tawakal sebagai perisai hidup. Karena hanya dengan sabar dan tawakallah seberat apapun persoalan hidup kita akan bisa diselesaikan dengan baik .

Firman Allah swt berfirman di dalam  Al Qur'an yaitu  ,  

" Intamsaskum hasanatun tasu'hum , 
wa in tushibkum sayyiatun yafrohuu bihaa , 
wa in tash biruu wa tattaquu 
laa yadhurrukum kaiduhum syaian , 
innallooha bimaa ya'maluuna muhiitho "

Yang artinya adalah 

“ Jika kamu memperoleh kebaikan, 
niscaya mereka bersedih hati, 
tetapi Jika kamu mendapat bencana, 
mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, 
niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. 
Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan “.

QS Ali Imran [ 3 ] :  120 

  
Wahai saudaraku pada umumnya sifat manusia itu bila menerima kemuliaan akan gembira .  Sebaliknya bila mereka menerima kesulitan menjadi kecewa .
 
Sungguh sifat ini merupakan sifat kekanak – kanakan , padahal sebenarnya sudah usia dewasa.

Sifat yang demikian menandakan ketidak tulusan  sebagai seorang hamba Allah .

Sengaja Allah mendatangkan dua sifat yang berlawanan bagaikan bergantinya waktu siang ke malam atau sebaliknya .

Wahai saudaraku melalui ayat ini Allah memperjelas tentang sifat manusia  yaitu tentang masalah iri hati terhadap apa yang diberikan Allah kepada orang lain .

Orang lain akan merasa kecewa  bila anda mendapatkan kebaikan.

Orang lain akan merasa  marah , karena kehidupannya lebih susah dari anda.

Orang lain merasa penasaran pada anda, yang kerjanya biasa2 saja namun hidupnya tenang

Tapi mereka yang kerjanya sampai banting tulang , gak kenal waktu, kok hidupnya  selalu resah gelisah.

Itulah tanda sifat – sifat buruk yang ada pada manusia .

Dan sifat buruk ini bukannya dibuang , malah dipelihara yaitu bila anda mendapatkan  bencana , maka mereka senang .  Bila anda mendapatkan musibahereka merasa puas dsb .

Menghadapi hal yang demikian maka anda jangan larut dengan kekecewaan atau lalu timbul marah .

Bila anda terpancing, maka sifat anda artinya sama dengan mereka , gantikan sifat semacam itu pada diri anda dengan  ketakwaan dan kesabaran .
 
Bila anda tetap bertakwa kepada Allah dan RasulNya dan senantiasa bersabar ,  maka segala permasalahan tersebut tidak ada artinya apa – apa.
 
Sungguh Allah mengetahui apa yang anda kerjakan termasuk pula apa yang mereka kerjakan.

Untuk itu tanamkan rasa sabar dalam jiwa anda dan tingkatkan ketakwaan anda kepada Allah swt agar di dalam menjalankan kehidupan ini terasa amat indah dan menyenangkan , walaupu menurut orang lain nampaknya seperti siksaaan.

Yang terpenting adalah urusannya bukan dengan mereka, akan tetapi dengan Allah swt .
Semoga uraian ini bermanfaat untuk kita semua .
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar